Mutia smile
BEAUTIFUL GIRLS ALWAYS READING, ALWAYS UNDERSTANDING...:)
Kamis, 19 Februari 2015
Minggu, 01 Desember 2013
KEGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI
KEGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI
Akuntansi akan menghasilkan
informasi yang berguna baik bagi pihak-pihak yang menyelenggarakannya maupun
pihak-pihak luar. Kegunaan tersebut terutama berhubungan dengan proses
pengambilan keputusan dan pertanggungjawaban. Akuntansi adalah media komnikasi,
oleh karena itu sering disebut sebagai “bahasanya dunia usaha” (business language).
PENGERTIAN AKUNTANSI
American Accounting Association
mendifinisikan akuntansi sebagai:
“.........proses mengidentifikasikan,
mengukur, dan melaporkan informasi
ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas
bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut”
Definisi ini
mengandung dua pengertian, yakni:
1 . kegiatan Akuntansi
bahwa
akuntansi merupakan proses yang terdiri dari identifikasi, pengukuran dan
pelaporan informasi ekonomi
2 . kegunaan Akuntansi
bahwa
informasi ekonomi yang dihasilkan oleh akuntnasi diharapkan berguna dalam penilaian
dan pengambilan keputusan mengenai kesatuan usaha yang bersangkutan.
Tujuan
utama akuntansi adalah menyajikan informasi ekonomi (econonomic information) dari suatu kesatuan ekonomi (economic entity) kepada pihak-pihak yang
berkepentingan. Untuk menghasilkan informasi ekonomi, perusahaan perlu
menciptakan suatu metode pencatatan, penggolangan, analisis, dan pengendalian
transaksi serta kegiatan-kegiatan keuangan, kemudian melaporkan hasilnya. Kegiatan akuntansi meliputi :
1 .
pengidentifikasian dan pengukuran data yang
relevan untuk suatu pengambilan keputusan.
2.
Pemrosesan data yang bersangkutan kemudian
pelaporan informasi yang di hasilkan.
3 .
Pengkomunikasian informasi kepada pemakai
laporan.
Kegiatan-kegiatan
tadi perlu dirangkaikan dalam suatu sistem yang disebut sistem akuntansi.
PEMAKAI INFORMASI AKUNTANSI
Akuntansi menyediakan cara untuk mengumpulkan data
ekonomis dan melaporkannya kepada bermacam-macam individu dan pihak-pihak yang
berkepentingan. Pemilik dan calon pemilik dari suatu perusahaan perlu
mengetahui bagaimana keadaan keuangan perusahaan dan prospeknya di masa datang.
Bagi pemilik, informasi itu dapat digunakan untuk memutuskan apakah ia akan
tetap mempertahankan kepemilikannya di perusahaan itu, atau menjual nya
kemudian menanamkan modal nya di tempat lain. Bagi calon pemilik untuk
memutuskan apakah ia akan menanamkan modalnya di perusahaan tersebut.
Pihak kreditur (misalnya bank)
ingin mengetahui perkembangan perusahaan setelah pinjama diberikan. Ia harus
selalu menilai kemampuan perusahaan mengembalikan pinjaman untuk memutuskan
apakah harus memberi tambahan pinjaman atau menarik pinjaman yang telah
diberikan. Bagi calon kreditur, informasi tentang perusahaan diperlukan untuk
menilai resiko yang akan terjadi sebelum pinjaman di putuskan untuk diberikan.
Badan-badan pemerintah sangat
berkenan dengan kegiatan keuangan perusahaan utntuk tujuan-tujuan pajak dan
pengaturannya.
Pihak yang sangat tergantung dan
paling banayak berhubungan dengan hasil akhir akuntansi adalah mereka yang
diberi tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan perusahaan. Kadang-kadang
mereka, secara keseluruhan disebut sebagai manajemen (management
PEKERJAAN AKUNTAN
Secara
garis besar akuntan dapat digolongkan menjadi :
1.
Akuntan publik (public accountans),yaitu akuntan independen yang memberikan
jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu. Mereka bekerja secara bebas, pada
umumna mendirikan suatu kantor akuntan. Untuk dapat berpraktik sebagai akuntan
publik dan mendirikan kantor akuntan, seseorang harus memperoleh izin dari
departemen keuangan. Seorang akuntan publik dapat memberikan:
1)
Jasa pemeriksaan (audit)
2)
Jasa perpajakan (taks services)
3)
Jasa konsultasi manajemen (management advisory services)
4)
Jasa akuntansi (accounting services)
2. Akuntan manajemen (management accountants), akuntan yang bekerja dalam suatu
perusaahaan atau organisasi. Jabatan yang diduduki mulai dari staf biasa sampai
dengan bagian kepala akuntansi atau direktur keuangan. Tugas yang dikerjakan
dapat berupa:
1)
Penyusunan sistem akuntansi
2)
Penyusunan laporan akuntansi kepada pihak-pihak
diluar perusahaan
3)
Penyusunan laporan akuntansi kepada manajemen
4)
Penyusunan anggaran
5)
Menangani masalah perpajakan
6)
Melakukan pemeriksaan intern
3. Akuntan pemerintah (goverment accountants), yaitu akuntan yang bekerja pada badan-badan
pemerintah, seperti di departemen-departemen, badan pengawas keuangan dan
pembangunan (BPKP), jenderal pajak, dan lain-lain.
4. Akuntan pendidik, terutama bertugas dalam
pendidikan akuntansi, yaitu mengajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi
dan melakukan penelitian di bidang akuntansi.
BIDANG AKUNTANSI
Akuntansi keuangan (Financial
accounting), bidang ini berkaitan dengan akuntansi untuk suatu unit ekonomi
secara keseluruhan. Ia berhubungan dengan pelaporan keuangan untuk suatu
pihak-pihak diluar perusahaan. Oleh karaena pihak-pihak di luar perusahaan yang
mempunyai kepentingan banyak macam ragamnya, makalaporan yang yang dihasilkan
besifat serba guna (general purpose). Styandar
akuntansi keuangan dikeluarkan oleh ikatan Akuntan Indonesia dalam bentuk
pernyataan standar Akuntansi Keuangan (PSAK).
Auditing (auditing), bidang
ini berhubungan dengan audit secara bebas terhadap laporan yang dihasilkan oleh
akuntansi keuangan. Walaupun tujuan utama audit adalah agar informasi akuntansi
yang disajikan dapat lebih dipercaya, namun terdapat tujuan-tujuanlain yang
dapat dicangkup. Konsep yang mendasari auditing adalah objektifitas dan
independensi dan pemeriksa. Konsep lain yang dianut adalah kerahasiaan serta
pengumpulan bukti-bukti yang cukup dan relevan.
Akuntansi manajemen (management
accounting), titik sentral dalam akuntansi manajemen adalah informasi untuk
manajemen perusahaan. Beberapa kegunaan dari akuntansi manajemen adalah
mengendalikan kegiatan perusahaan, memonitor arus kas, dan menilai alternatif
dalam pengambilan keputusan.
Akuntansi biaya (cost
accounting), bidang ini menekankan pada penetapan dan kontrol atas biaya. Ia
terutama berhubungan dengan biaya produksi suatu barang, tetapi perhatian yang
makain meningkat mulai diberikan atas biaya distribusi. Fungsi utama akuntansi
biaya adalah mengumpulkan dan menganalisa data mengenai biaya, baik biaya
terang maupun yang akan terjadi.
Akuntansi perpajakan (tax
accounting), laporan akuntansi yang digunakan untuk tujuan berbeda dengan
laporan untuk tujuan lain. Dalam menghadapi masalah pajak, akuntan dapat
berperan dalam hal perencanaan pajak, pelaksanaan peraturan perbajakan. Tugas
akuntan dalam perencanaan pajak diantaranya memberi nasehat tentang bagaimana
meminimalisir pengaruh pajak.
Sistem informasi (informatin
system), bidang ini menyediakan informasi keuangan maupun non-keuangan yang
diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan organisasi secara efektif. bidang ini
berhubungan dengan perencanaan serta pelaksanaan prosedur pengumpulan dan
pelaporan data keuangan maupun non-keuangan. Tugas seorang akuntan dalam bidang
ini dapat meliputi perencanaan, pelaksaan, dan evaluasi suatu sistem dalam
perusahaan.
Penganggaran (budgeting),
bidang ini berhubungan dengan penyusunan rencana keuangan mengenai kegiatan
perusahaan untuk jaga waktu tertentu dimasa datang serta analisis dan
pengontrolannya. Anggaran adalah sarana untuk menjabarkan tujuan perusahaan. Ia
berisi rencana kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di masa datang serta
nilai uang yang terlibat di dalamnya.
Akuntansi pemerintahan (govermental
accounting), bidang ini mengkhususkan diri dalam pencatatan dan pelaporan
transaksi-transaksi yang terjadi di badan pemerintah. Ia menyediakan laporan
akuntansi tentang aspek kepengurusan dari administrasi keuangan negara. Di
samping itu, bidang ini mencakupi pengendalian atas pengeluaran melalui
anggaran negara.
PEMBUKUAN DAN AKUNTANSI
Pada umumnya pembukuan adalah
pencatatan data perusahaan dengan suaatu cara tertentu. Seseorang pemegang buku
mungkin bertanggung jawab atas semua pencatatan dalam perusahaan atau hanya
sebagian kecil saja dari kegiatan pencatatan dalam perusahaan tersebut
(misalnya mencatat keluar masuknya barang dalam kartu stok). Sebagian besar
pekerjaan dilakukan oleh seorang pemegang buku bersifat teknis pelaksanaan.
Akuntansi, terutama berhubungan
dengan perancangan sistem pencatatan, penyusunan laporan berdasarkan data yang
telah dicatat dan penafsiran atas laporan-laporan tersebut. Akuntan bisanya memimpin dan mengawasi
pekerjaan seorang pemegang buku.
PENDIDIKAN AKUNTANSI
Di indonesia gelar akuntan
diatur oleh undang-undang No. 34 Tahun 1954. Menurut undang-undang ini,
pendidikan untuk menjadi akuntan dilakukan melalui fakultas ekonomi Negeri yang
mempunyai jurusan akuntansi. Bagi fakultas ekonomi perguruan tinggi swasta
(atau perguruan tinggi negeri tertentu lainnya) gelar akuntan baru dapat
diperoleh apabila mereka telah lulus ujian negara akuntansi (UNA). Ujian ini
diselenggarakan oleh Departeman Pendidikan dan Kebudayaan.
Mata kuliah yang
diujikan dalam UNA dasar meliputi:
1.
Statistik,
2.
Akuntansi keuangan,
3.
Akuntansi biaya dan akuntansi manajemen
4.
Akuntansi keuangan.
UNA profesi
mencakupi mata ujian:
1 .
Auditing
2 .
Controllership/management control system
3 .
Teori akuntansi
4 .
Akuntansi pemerintahan
5 .
Sistem akuntansi
6 .
Perpajakan
UNA profesi dapat
ditempuh oleh mereka yang telah lulus UNA Dasar dan lulus ujian negara sarjana
ekonomi jurusan akuntansi. Pendidikan akuntansi melalui fakultas ekonomi adalah
pendidikan yang direncanakan untuk mendapat gelar “akuntan” sesuai dengan
Undang-undang Akuntan No. 34 tahun 1954. Untuk dapat berpraktik sebagai
akuntanpublik, seorang akkuntan masih harus menempuh dan lulus ujian
Sertifikasi Akuntan Publik (USAP). Ujian ini diselenggarakan oleh Ikatan
Akuntan Indonesia. Mata ujian yang diujikan adalah:
1.
Teori dan praktik akuntansi keuangan,
2.
Teori dan praktik auditing,
3.
Akuntansi manajemen dan manajemen keuangan,
4.
Sistem informasi,
5.
Hukum ekonomi dan perpajakan
Langganan:
Komentar (Atom)
